Nasehat Kematian

by fajarguruku , at 6:24 AM , has 0 comments


NASEHAT KEMATIAN


rasa dengan bahasa kerennya feel. Entah apa yang terjadi namun rasa ini kembali muncul dalam diri sebelumnya pernah dan ini yang kedua kalinya.

Takut, was-was, belum siap, masih banyak tanggungan yang perlu dilakukan di dunia ini dan juga khususnya kepada kedua orang tua.

Rasa ini muncul ketika badan mulai hawa dingin, duduk serasa sedikit risau, pikiran gundah, serta was-was yang dialami sekujur tubuh sampai kepala ikut pusing (ngleyang). Istighfar teruslah dilakukan karena ajal tuh bisa datang kapan saja dan tidak pernah ditunda-tunda secepat kilat ia menyambar yang dikehendaki oleh -Nya. Hawa dingin di sekujur tubuh ini membuat merinding.

Bagaimana tidak! Ketika pikiran dan emosi serta mental beranggapan bahwa ini ajal saya.

Perasaan bersalah kepada orang disekitar mulai terbayang, kasih sayang kepada sesama sangatlah kurang, memulyakan kedua orangtua pun masih sangat sangat kurang, bersholawat kepada Nabi Saw pun masih sebutir beras, mematuhi dan menjauhi larangan-Nya pun masih milah milih yang enak dikerjakan dan yang tidak dibiarkan. Jikalau dirasa dosa tuh banyak sekali dan tidak yakin dengan pahala yang ada tu bisa menyeimbangkan terlebih lagi melebihi dosa.

Sungguh rugi benar ketika manusia tuh hari ini tidak lebih baik dari hari kemarin dan hari esok tidak lebih baik hari ini maka sangatlah rugi serta hari ini lebih buruk dari hari kemarin dan hari esok lebih buruk dari hari ini maka celaka manusia tersebut. Ini sekilas menggambarkan betapa rapuhnya manusia tersebut jika tidak dilandasi dengan iman dan diaplikasikan dalam hidup ini dengan takwa.

 Benar benar terjadi dan terasa ketika engkau hai manusia sadar bahwa Allah SWT beserta malaikat mengawasimu dan mencatat segala amal perbuatanmu dan akan diadili sesuai tingkah lakumu maka bertobatlah sebenar-benarnya tobat.
 Hidayah Allah SWT datang tuh ketika manusia tu berusaha untuk mencari Hidayah-Nya dan menyesali perbuatannya serta menjadikan Allah SWT sebagai penguasa dirimu bukan km dikuasai setan. Allah SWT tidak akan menelantarkan hamba-Nya terus menerus dalam kesesatan. Hanya hamba-Nya sajalah yang tidak peka terhadap peringatan Allah SWT. Karena di dunia ini sifatnya hanya sementara dan sebagai batu pijakan menuju Alam akhirat. Sebaiknya teruslah bersholawat dan beristighfar karena dua kalimat tersebut mengantarkan kita kepada Rahmat-Nya sehingga mampu mengucapkan dua kalimat syahadat ketika maut berjumpa.

 Maka tidak ada yang tidak bisa Allah SWT kehendaki. Jika Allah menghendaki agar aman ya aman, jika lancar ya lancar, jika diberi ampunan ya ampunan, dihapus dosanya ya hapuslah dosanya, diberi untuk berjumpa dengan Rasulullah ya berjumpa. Patutlah kita bersyukur menjadi hamba-Nya karena islam menuntun kita kembali kepada-Nya. InsyaAllah

 Keep – istiqomah

post at 1 Maret 2017
@dafha_madakah
sumber : https://fajarpro.wordpress.com/

Nasehat Kematian
About
Nasehat Kematian - written by fajarguruku , published at 6:24 AM . And has 0 comments
0 comments Add a comment
Bck
Cancel Reply
Copyright ©2019 dafha_madakah by
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger